Rinai gerimis melebat,
Mengguyur jiwa jiwa yang terluka,
Mengusap nganga membekas,
Perih
Angin bertiup menelusup,
Membawa kesejukan di dinginnya malam,
Sisakan aroma pilu yang memenuhi pundi pundi yang hampa,
Sunyi
Sepi
Purnama,
Dimana terangmu,
Yang selalu menerangi kalbu yang temaram,
Mengusir kelam dan keheningan,
Hanyalah aliran yang membekas dan tampak disepanjang wajahnya,
Yang mengalir entah,
2012


Tidak ada komentar:
Posting Komentar